Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Gubernur Dondokambey Rayakan Jumat Agung di GMIM Maranatha Kuhun

Gubernur Olly Dondokambey Memberikan Sambutan dalam Perayaan Jumat Agung Bersama Jemaat GMIM Kuhun. /Ist

Manado, detiKawanua.com
- Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE melaksanakan ibadah perayaan Jumat Agung bersama dengan warga jemaat GMIM Maranatha Kuhun Wilayah Manado Titiwungen, Jumat (25/03). Ibadah perayaan Jumat Agung ini dipimpin Pdt Ny Fransis Nayoan Tiwa STh MTh.

Dalam sambutannya, Gubernur menyebutkan, tujuh arti dan makna penting dari pengorbanan Kristus di kayu salib bagi kita manusia yakni, kematiannya merupakan pengenapan janji Tuhan, kematian Kristus membuka pintu perdamaian bagi kita dengan Allah, kematian Kristus membuat kita dibenarkan, kematian Kristus sebagai pengganti/penebusan bagi kita orang-orang berdosa, kematian Krisrus memberi kita keselamatan dan hidup yang kekal serta kematian Kristus membuka kesadaran kita, betapa besarnya Kasih Allah kepada kita yang rindu selalu dekat dengan-Nya dan kematian Kristus membuat kita lebih kuat dalam menanggung penderitaan, mendewasakan dan menjadikan kita lebih utuh serta semakin disempurnakan.

"Kini, setelah keselamatan menjadi milik kita, pertanyaan besar kembali harus kita jawab "Bagaimana seharusnya kita merespons pengorbanan Kristus".... ???. Sejatinya kita menyadari betul apa yang harus kita lakukan, yakni Allah menginginkan kita menyesali segala dosa dan kesalahan kita, serta meninggalkan semua itu dalam pertobatan, tidak mengulangi dosa-dosa yang pernah dibuat dan senantiasa mempersembahkan yang terbaik dari hidup kita bagi kerajaan dan kemuliaanNya," ujar orang nomor satu di Sulut ini.

Kesempatan itu Gubernur juga turut mengingatkan, sebagai warga perkotaan yang hidup di tengah hiruk pikuknya Kota Manado, maka jemaat GMIM Maranatha Kuhun tidak boleh menutup mata terhadap permasalahan sosial yang terjadi di sekitar kita. Disinilah peran warga gereja menjadi penting untuk dikedepankan, sebagaimana Kristus yang telah relah berkorban menebus dosa dunia tanpa memandang siapa yang ditebus.

Karena itu, menurut Gubernur Dondokambey, warga gereja memiliki tanggung jawab dalam mengangkat beban masyarakat melalui upaya dan tindakan. Seperti, memberikan pemahaman-pemahanan etik, moral dan spiritual kepada sesama. "Agar mampu menghadapi berbagai persoalan, termasuk permasalahan sosial, seperti kemiskinan dan kebodohan serta berbagai tindak negatif lainnya seperti perkelahian, narkoba dan seks bebas," tandas Dondokambey.  (**)

Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 25 Maret 2016 ,

0 komentar for "Gubernur Dondokambey Rayakan Jumat Agung di GMIM Maranatha Kuhun"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional